Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu

 Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu


 

 Resume pertemuan ke-

Senin, 31 Januari 2022

Narasumber        : Prof. Richardus Eko Indrajit

Moderator           :  Aam Nurhasanah

Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu

Menoreh pena menebar rasa

Menjadi makna selaksa cita

Biarkan mengembara menuai asa

 

Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M. Sc., MBA., MA., M.Phil., M.Si (lahir di Jakarta, 24 Januari 1969) atau Eko Indrajit adalah seorang tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika asal Indonesia yang kini menjabat Rektor Universitas Pradita.

Mulai menulis tahun 1e999 dalam usia 30 tahun. Alasan menjadi penulis adalah  sejumlah mahasiswa mendesak agar menulilskant hal-hal baru pasca kerusuhan Mei 1998, akibat mereka tidak lagi sanggup memiliki buku-buku terbitan luar negeri yang mahal harganya.

Ide didapat dari internet, perpustakaan, mencari-cari buku bahasa Inggris mengenai IT.

Setiap menemukan satu gambar menarik meringkas isi dan menyampaikan dalam bahasa Indonesianyang mudah dipahami. Biasanya setiap 1 artikel menjelaskan mengenai satu gambar diagram dalam 3-5 halaman. 

Setelah kurang lebih 3 bulan tak terasa telah menuntaskan 50 diagram/50 artikel. Iseng-iseng merangkum menjadi satu buku bunga rampai(campuran artikel seputar IT) dan mengirimkannya ke Gramedia. Dan bukunya diborong banyak orang (terutama mahasiswa) dan sampai dicetak 3 x dalam setahun. Setelah itu jadi ketagihan menulis. 

Hal menarik setelah menulis, begitu banyak panggilan mengisi, seminar, sesuai cita-cita sejak kecil, ingin keliling dunia gratis, dan akhirnya tercapailah kerap keliling kota-kota di Indonesia mengisi berbagai seminar.

Tahun 2020 konsisten menjadi penulis buku, dalam satu tahun 2-3 buku terbit.

Setelah diterbitkan Elexmedia Komputindo, mencoba penerbit lainnya. Ternyata penerbit ANDI Yogyakarta tertarik pula untuk menerbitkannya. Salah satu buku berjudul E-Government publikasi penerbit ANDI menjadi salah satu buku populer hingga saat ini.

Ada peristiwa masa lalu saat menjadi assesor bagi Universitas Ahmad Dahlan, saat mewawancara mahasiswa UAD dan bertemulah dengan mahasiswa yang pintar dan kritis yang bernama Ardiansyah.

Pada saat itu Ardiansyah dan kawawan-kawan sedang ketaghan maenjadi praktik open source yaitu sofware-sofware yang gratis yang berkembang sebagai bentuk “protes” dari komunitas programmer dunia atas dominasi microsof yang harus berbayar mahal.

Ardiansyah bercerita dia memiliki kurang lebih 20 teman yang ahli di satu software open source, karena sering menggunakannya. Bila seluruh Indonesia tahu fenomena software gratis maka majulah Indonesia.

Mendengar itu maka timbullah ide berkumpul bersama membuat “ide gila” menulis satu buku masing-masing dari mereka sesuai keahlian mereka. Kemudian dikumpulkan dan diedit, setelah itu meminta sebuah perusahaan untuk publikasi.

Pada saat itu narasumber sebagai penulis kedua karena berperan sebagai editor dan menyarankan tata struktur isi. Terkejutlah kami ketika seluruh buku kami (kurang lebih 25) disepakati diterbitkan.

Anak-anak UAD ketika itu masih mahasiswa tewrkejut, rektor UAD saat itupun terkejut, mendapati mahasiswa mereka berhasil menerbitkan buku bersama profesor Ekoji.

Perkenalan profesor Eko dengan penerbit ANDI Yogyakarta di mulai di saat acara bedah  buku yang berjudul E- Business. Di situlah  banyak tahu bagaimana caranya membuat buku laku di pasaran.

Saat ayah Profesor Eko purna tugas, beliau ingin sekali mendharma baktikan pengalamannya bekerja sebagai ahli logistik dengan cara menerbitkan buku. Akhirnya berduetlah profesor Eko dengan ayahnda menyusun buku. Lahirlah buku-buku fenomenal terbitan berbagai penerbit maya seperti : Supply Chain Management, Management E-Procurerement, dan Business Process Reengineering.

Kecintaan mereka berdua akan dunia perguruan tinggi melahirkan dua buku yaitu Manjemen PT Modern dan Welath Management bagi Perguruan Tinggi di Indonesia.

Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu?

Isu seputar pelaksanaan PJJ tidaklah mudah, membutuhkan banyak pengetahuan dan ketrampilan, tanpa pelatihan melakukan semua itu karena situasi darurat.

20 Maret 2020 di hari ke lima PJJ profesor Eko memutuskan menjadi you tuber. Semua ilmu yang terkait PJJ, dan hasil studi di Universitas Negeri Jakarta, disampaikan melalui EKOJI CHANNEL. 

Secara berkala, setiap hari membahas satu isu seputar pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan. EKOJI CHANNELpun mulai disubscribe komunitas guru dan dosen di Indonesia.

Pada saat itu telah terdapat ratusan judul-judul yang menarik terkait dengan pendidikan modern yang dapat dinikmati masyarakat pemerhati pendidikan.

Kisah baru muncul ketika diminta Om Jay untuk sharing dengan guru-guru se Indonesia mengenai bagaimana cara menimbulkan kegemaran menuis, melalui pembelajara wa.

Entah bagaimana ketika sedang mengajar inisiatif masa lalu muncul ketika membantu mahasiswa UAD timbul kembali, hal ini akibat dari banyak guru yang bertanya, bagaimana memulai menulis dan tema apa yang sebaiknya ditulis?

Pemberian tantangan, setiap guru yang memiliki cita-cita untuk menjadi penulis buku mayor diminta mendaftarkan diri. Dengan janji bisa membuat draff bukunya dalam 2 minggu. Bagaimana hal itu dimungkinkan?

Berikut ini langkah-langkahnya:

1.      Kunjungilah EKOJI CHANNEL dan carilah sebuah konten/tema yang menarik

2.      Tulislah apapun yang dikatakan dalam channel you tube tersebut ke dalam bentuk tulisan.

3.      Strukturkan pembahasan tersebut dalam bentuk 5W1H.

-          Apakah Judulnya (What)

-          Mengapa judul tersebut penting (Why)

-          Siapa yang membutuhkannya (Who)

-          Dimana judul tersebut dapat diimplementasikan (Where) dan

-          Bagaimana mengimplementasikannya (How)

4.      Memperlihatkan draff agar dapat diteliti dan dikomentari oleh profesor Eko

5.      Memperkaya pembahasan dengan menambahkan kontennya dari sumber-sumber referensi lainnya.

Kelima langkah tersebut diserahkan dalam waktu 2-4 minggu. Apapun hasilnya dikumpulkan di profesor Eko di akhir bulan.

Setelah jadi buku minimal 100 hal, draff diserahkan ke penerbit ANDI Yoyakarta sebagai mitra PGRI dan EKOJI CHANNEL ACADEMY.

Dari situ penerbit mayor akan membacanya dan menelaahnya. Biasanya 1-2 bulan kemudian, rombongan guru-guru tersebut akan mendapat pengumuman siapa saja yang bukunya diputuskan untuk diterbitkan. Dengan revisi minor atau revisi mayor. Juga diputuskan terkait akan diterbitkan dalam bentuk publikasi fisik atau elektronik.

Alhasil hingga hari ini telah berhasil diterbitkan 39 buku di seluruh Indonesia dan sejumlah draff sedang ditelaah oleh penerbit.

 

Menulis seperti gairah cinta seberapa besar kita untuk mendapatkannya

 

 

Terimakasih

 

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadikan Menulis Passion

Belajar Menulis